| No. |
Profil Lulusan |
Uraian Ringkas Kompetensi |
| 1. |
Care Provider |
- Melaksanakan praktik kedokteran yang berlandaskan ilmu kedokteranterkini yang telah terbuktimelalui metode ilmiah. Komponen kompetensi: menguasai pengetahuan terkini atas pilihan metoda diagnostik maupun terapi yang digunakan dalam pengelolaan pasien dan Melaksanakan keterampilan klinik kedokteran spesialis Urologi secara lege artis.
- Menerapkan etika, moral, dan profesionalisme dalam praktik dokter spesialis Urologi sesuai dengan aturan etika, undangundang dan standar profesi yang berlaku. Komponen kompetensi: menjunjung standar moral yang tinggi dalam melaksanakan praktik kedokteran, memahami berbagai aturan etika, Undang-Undang Negara Republik Indonesia yang berlaku dalam praktik kedokteran di Indonesia, dan melaksanakan praktik kedokteran sesuai dengan standar profesi kedokteran praktik
|
| 2. |
Communicator |
- Mampu melakukankomunikasiefektif dengan berbagai unsur yang terlibat khususnya pasien dan keluarga. Komponen kompetensi yaitu : mengidentifikasi berbagai bentuk dan cara komunikasi, mengidentilikasi hambatan komunikasi, menerapkan strategi komunikasi sesuai hambatanyang dihadapi.
|
| 3. |
Decision maker |
- Kemampuan memanfaatkan dan menilai secara klinis informasi,mMenyadari berbagai bentuk informasi dalam khazanah ilmu pengetahuan dan memanfaatkannya secara optimal dalam analisis berbagai hal yang berhubungan dengan ilmukedokteran. Komponen kompetensi: mengidentifikasi dan mengakses informas ibidang ilmu, memanfaatkan teknologi yang sesuai untuk mendukung praktik kedokteran, dan mengelola informasi dengan menggunakan teknologi informasi yang sesuai.
|
| 4. |
Community leader |
- Mengembangkan kerjasama dan kemitraan dengan berbagai profesi dan institusi dalam upaya mengantisipasi dan memecahkan masalah kesehatan dan mengembangkan penatalaksanaan pasien secara terintegrasi. Komponen kompetensi: mengidentifikasi karakteristik pasien dan masalah, menyusun sarana dan prasarana kegiatan, menyusun strategi dan tata hubungan kerja, menyusun prosedur keadaan darurat, melaksanakan kegiatan pelayanan.
- Memiliki kemampuan mengajar mahasiswa tingkat pra sarjana, sarjana dan pasca sarjana. Pada awal pendidikan peserta PPDS urologi mempunyai kemampuan akademik di bidang ilmu dasar, klinik kekhususan, komunitas, dan penelitian. Selanjutnya peserta PPDS urologi harus mempunyai kemampuan untuk anamnesis, pemeriksaan penunjang, identifikasimasalah sertamenegakkan diagnosis dan diagnosis banding.
- Akhirnya peserta PPDS urologi mempunyai kemampuan untuk manajemen komprehensif pasien seperti pemberiaan cairan, makanan, pengobatan, operasi dan rehabilitasi.
|
| 5. |
Researcher |
- Riset : Melakukan penelitian secara mandiri maupun berkelompok dalam upaya pengembangan ilmu kedokteran dengan pendekatan berbasis bukti. Komponen kompetensi: mengidentifikasi masalah dalam lingkup praktik maupun kebijakan bidang kedokteran melalui pendekatan berbasis bukti (Evidence Based Medicine), melaksanakan penelitian kedokteran secara mandiri, dan melaksanakan penelitian kedokteran secara berkelompok.
- Belajar sepanjang hayat : Mawas diri dengan senantiasa melaksanakan refleksi atas perkembangan pencapaian kemampuan kompetensi spesialis ilmu kedokteran sehingga dapat melaksanakan pengembangan diri dan profesi sesuai dengan perkembangan ilmu terkait di Indonesia maupun di luar negeri. Komponen kompetensi: melaksanakan kajian refleksi atas pencapaian kemampuan secara lisan dan dalam bentuk tulisan, merencanakan langkah pengembangan diri yang sesuai dengan hasil refleksinya atas pencapaian pribadinya, dan merencanakan langkah-langkah pengembangan diri yang sesuai dengan perkembangan ilmu kedokteran
|